Postingan

Menampilkan postingan dengan label ARTICLES
Geo-Terpadu sebagai Sarana Pengenalan Geopark Karangsambung-Karangbolong demi Mewujudkan Kebumen Maju dan Sejahtera Geopark (Geological Park) atau yang memiliki padanan kata taman geologi   dalam Bahasa Indonesia, adalah sebuah kawasan yang sarat akan unsur geologi. Kebumen, salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang terkenal akan keindahan pantainya juga memiliki kawasan geopark yang telah diresmikan pada 30 November 2018 sebagai geopark nasional. Geopark ini terbagi menjadi 3 bagian yaitu bagian utara, timur, dan selatan. Kawasan geopark ini disebut dengan   Geopark Karangsambung-Karangbolong. Meskipun telah diakui secara nasional, namun masih banyak masyarakat yang belum mengetahui dan bahkan belum pernah mendengar ataupun membaca tentang Geopark Karangsambung-Karangbolong. Belum tersosialisasikannya geopark tersebut merupakan indikator yang menunjukan bahwa perlu adanya sosialisasi yang efektif pada masyarakat sekaligus mempromosikan kawasan tersebut. Selain itu, dip...
Ingin tangkis depresi? Yuk ngopi! “Kamu kenapa?” Tanya seorang teman pada saya yang tengah duduk di depan pintu kos sambil memegangi kepala. “Aku lagi galau kak, cowok yang lagi deket sama aku, tiba-tiba semalam upload foto berdua sama cewek,   cantik banget   lagi. Padahal kan, kita udah tiga tahun deket. Pas aku chat   dia, enggak dibales. Sad . ” Jawab saya dengan nada sumbang dan sesegukan setelah menangis. “Sudahlah, yang patah akan tumbuh, yang hilang akan berganti.” Katanya menambahkan, bak judul lagu saja, sedetik kemudian ia berlalu. “Ini kubawakan secangkir kopi biar kamu enggak stress dan depresi.” Dia datang dengan secangkir kopi di tangan kanannya, bibirnya melengkung menjadi senyum. “Kopi bisa tangkis depresi kak?” Tanyaku penasaran. “Coba saja.” Jawabnya. Lalu ia pun bergegas menutup pintu dan berlalu dari pandangan, menyisakan rasa penasaran. Dua kata terakhirnya itu memenuhi kepala. Dengan masih bertanya-tanya kebenarannya, saya meraih gag...

My Cultural Biography

Cultural Biography I live in a small and remote village in Kebumen, Central Java. Almost all of people in my village are Javanese, including me. Some of them are Sundanese and Madurese. In daily life, we speak Bahasa Jawa Ngapak. In certain events such as kirab, ruwat bumi, and other tradition ceremonials , we speak Bahasa Jawa Krama. Some people   who have high caste in the society or usually called important person, also speak Bahasa Jawa Krama in their daily life to respect the others. It defines social class among them. The higher social class they have, the higher level of   Bahasa Krama they use. My mother is Javanese, but my father is Sundanese. My grandparents are Javanese, too. My family still follows our tradition from our elders. We follow the birth tradition to death tradition. In my village, there are many traditions. For instance, w hen someone is pregnant, and her pregnancy reaches 4 months, there will be a ‘Ngapati’ ceremony, usually using ‘ Kupat’ as a...